My Brother Choi Sehun

Part1


Seorang anak kecil berusia 5 tahun terlihat berlari gembira berusaha menerbangkan layang-layang ditangannya
"Ayo..telbang…ayo terbang"ucap Sehun mengangkat layang-layangnya tinggi-tinggi
"Aissshh.. kenapa tidak mau telbang"Sehun mengerutu kesal saat melihat layang-layang miliknya justru jatuh ketanah
"Mau Hyung..bantu sehunie"tanya sebuah suara berjalan mendekat
"Hyung..!"seru Sehun berlari kearah laki-laki yang dipanggilnya Hyung
Ia segera memeluk sang kakak yang kini sudah berjongkok menyamakan tingginya dengan Sehun
"Aiigoo..sedang apa dongsaengku ini hemm.."tanya Suho mengueap puncak kepala Sehun
"Mengapa Hyung lama cekali cekolahnya"tanya Sehun setelah melepas pelukannya
"Mianhae sehunie..tadi Hyung ada pelajaran tambahan"ucap Suho Hyung Sehun yang berusia sebelas tahun dan sekarang merupakan siswa junior high school
"Thehun..juga ingin cekolah Hyung..kapan thehun bica cekolah"tanya Sehun
Mendengar ucapan Sehun..Suho hanya dapat menatap sedih adiknya itu. Memang jika berdasarkan umur seharusnya sekarang Sehun sudah masuk sekolah taman kanak-kanak.. tapi karena Sehun sering sakit sejak kecil maka orang tua mereka (Choi Siwon dan Yoona)  memutuskan tidak memasukkan Sehun ke sekolah karena takut Sehun akan terlalu lelah jadilah Sehun hanya belajar dirumah dengan boa seongsanim yang memang sengaja datang setiap hari untuk mengajari Sehun.
"Nanti ne.. setelah kau cukup umur.. sekarang kau masih terlalu kecil untuk sekolah sehunie"ucap Suho
"Tapi thehun selalu kecepian di lumah.. "ucap Sehun sedih
Suho mengerti maksud ucapan Sehun..memang jika ia sekolah tak ada yang menemani Sehun dirumah meskipun ada banyak maid dirumah tapi Suho tau rasanya tetap saja sepi. "Kau sedang bermain layangan"Suho mengalihkan pembicaraan
Sehun mengangguk lucu "ne..tapi Dali tadi tidak mau telbang"Sehun mengerucutkan bibirnya kesal
Suho tertawa melihat ekspresi lucu adiknya "aiigo sehunie jangan cemberut begitu Hyung akan membantu mu menerbangkannya"
"Jincha.. Hyung kalau begitu ayo!"Sehun menarik Suho kearah dimana layangannya tergeletak ditengah taman di belakang rumah mereka

Selesai makan malam Suho menemani Sehun bermain dikamar mereka. Ya lagi-lagi mereka hanya makan berdua saja karena Siwon appa mereka sedang melakukan perjalanan bisnis ke China sejak tiga hari yang lalu dan eomma mereka Yoona yang merupakan seorang model sedang melakukan pemotretan di pulau Jeju hingga seminggu kedepan.
Awalnya Sehun dan Suho merasa sedih karena mereka jarang bisa bertemu dengan kedua orang tua mereka tapi lama kelamaan Sehun maupun Suho sudah terbiasa.

"Sehunie..ayo minum obat dulu"ucap Suho berjalan masuk sambil membawa Nampan yang diatasnya terdapat beberapa bubuk obat dan segelas air
"Anii.. thehun tidak mau"ucap Sehun mengeleng kepala sambil menutup mulutnya dengan kedua tangan
"Ayo sehunie..supaya kau cepat sembuh"ucap Suho berusaha membujuk sehun
"Anii Hyung.. thehun tidak mau pait"tolak Sehun menaiki tempat tidurnya kemudian menutupi tubuhnya dengan selimut
Suho mendesah..ia tau memang sulit membujuk sehun untuk meminum obatnya.. tapi ia tak akan menyerah
Suho berjalan mendekati tempat tidur Sehun dan duduk di tepinya
"Sehunie,.Hyung janji nanti kalau sehunie mau minum obat Hyung akan membelikan sehunie bubble tea dan ice cream kesukaan mu.."rayu Suho
Sehun tetap mengeleng dibalik selimutnya "Ani.. thehun tidak mau!"tolak sehun keukeh
Suho menunduk sedih.. mendengar jawaban Sehun "ya sudah kalau sehunie tetap tidak mau minum obat..Hyung pergi saja ne.. Hyung sedih kalau sehunie nakal begini..jadi Hyung pergi ne..biar nanti sehunie tidur sendiri"ucap Suho mulai beranjak dari tempat tidur sehun
Sehun yang mendengar ucapan Hyungnya .. segera membuka selimut dan beranjak turun dari tempat tidur. Ia tak mau hyungnya pergi. Ia tak suka tidur sendiri
"Anii..Hyung tidak boleh pelgi..Hyung. tidak boleh meninggalkan thehun"ucap Sehun memeluk sebelah tangan Suho mencegahnya pergi. Suho menoleh. Ia melihat Sehun yang menggegam tangan kanannya "sehunie tak ingin Hyung pergi?"tanya Suho
"Nde..Hyung jangan pelgi. Thehun janji tak akan nakal..dan juga thehun janji akan minum obat"ucap Sehun mulai berkaca-kaca
"Uljima.. Hyung tidak akan pergi"Suho berjongkok  memeluk lalu mengusap punggung sang adik yang mulai menangis
"Uljima.. mianhae sehunie.. sudah jangan menangis"ucap Suho yang tak tega melihat Sehun sesenggukan

Setelah Sehun tenang.. akhirnya ia pun mau meminum obatnya.. dan beranjak tidur di temani Suho
Suho menatap wajah tidur sehun yang sungguh polos bak malaikat. Ia tersenyum membetulkan letak selimut sang dongsaeng tercintanya "sehunie Hyung..berjanji akan selalu menjagamu"ucap Suho

Beberapa bulan kemudian

Suho baru saja pulang sekolah dan berniat menuju kamarnya dan Sehun yang ada di lantai dua. Namun Saat ia melewati ruang kerja sang appa. Suho tak sengaja mendengar pembicaraan appa dan eommanya
"Hikkss.. hikkksss.. oppa bagaimana bisa kau sampai melakukan itu"ucap Yoona terisak
"Aniyo Yoona..aku tidak melakukan itu..aku dijebak sayang"ucap Siwon lembut sambil memegang kedua bahu Yoona
"Mianhae oppa..aku tak bisa percaya padamu"Yoona mengeleng. Dikedua matanya jelas tersirat kekecewaan
"Percayalah Yoona..aku hanya dijebak semua foto itu tidak benar!"ucap Siwon setengah berteriak
"Tidak benar oppa bilang..lalu semua ini apa!"teriak Yoona melepar foto-foto yang sejak tadi tergeletak di atas meja kerja siwon
"Aku sudah bilang,.aku dijebak Yoona..saat itu rekan kerjaku mengajak ku ke Night club'..dan memberiku minum.. kemudian aku meminumnya dan setelah itu aku tak ingat apa-apa lagi!"
"Jadi oppa mengakui pergi ke night club.. hebat sekali oppa..aku disini bekerja keras sedangkan disana kau seenaknya tidur dengan mantan yeojaechingumu"Yoona tersenyum pedih
"Demi tuhan Yoona...aku sungguh tak tau bagaimana bisa ada Tiffany disana..kau tau sendiri bukan aku sudah lama tak bertemu dengannya sejak kita menikah.. jadi aku benar-benar tak tau jika Tiffany ada di China"jelas Siwon
"Mianhae oppa..aku sudah tak bisa percaya padamu..mian..kurasa sebaiknya kita berpisah"ucap Yoona dengan air mata
Siwon terlihat terkejut mendengar ucapan yoona..ia terdiam mematung
Sementara Yoona melihat sang suami hanya diam..ia berusaha tak peduli. Ia justru berjalan kearah pintu keluar. Berniat keluar dari ruang kerja siwon
"Mau kemana kau i'm Yoona!"teriak Siwon mengikuti Yoona yang berjalan menuju kamar mereka.
Yoona tak peduli ia terus berjalan lalu membuka pintu kamar miliknya dan Siwon. Ia lalu berjalan menuju lemari pakaian dan mengepak pakaian miliknya kedalam koper
Siwon yang melihat Yoona berniat pergi menghadang langkah sang istri "kau tak bisa pergi seenaknya dari rumah ini"ucap Siwon dengan sorot mata tajam penuh amarah "aku tak peduli..kau akan segera menerima surat cerai dari ku oppa"ucap Yoona tak kalah tajam
Iya lalu berjalan terus keluar kamar. Saat ia melewati ruang keluarga ia mendengar suara Suho memanggil "eomma!"ucap Suho membuat langkah Yoona terhenti. Yoona segera menoleh kearah Suho "suho-ya"panggil Yoona pada putra pertamanya itu. Ia berjalan mendekati Suho "Eomma.. eomma mau kemana.."tanya Suho yang sudah menangis
Yoona berjongkok menyamakan tingginya dengan sang putra. Ia lalu membawa Suho kedalam pelukannya "mianhae sayang.. mianhae"Yoona memeluk Suho erat sesaat sebelum melepasnya
"Eomma jangan pergi jangan tinggalkan Suho"ucap Suho
Yoona tersenyum. Ia membelai sayang wajah Suho.. menghapus air mata sang anak "mianhae sayang..eomma harus pergi..Suho jaga sehunie ne..eomma titip sehunie"ucap Yoona mencium kedua punggung tangan Suho. Lalu berdiri
Ia menatap Suho sesaat sebelum berbalik
"Hikkss..eomma"panggil Suho melihat Yoona berbalik
"SEKALI KAU MELANGKAH KELUAR DARI RUMAH INI SELAMANYA KAU TAK AKAN BISA MENEMUI KEDUA PUTRAMU IM YOONA!"teriak Siwon membuat Yoona mematung

Sehun side

Sehun sedang terlelap di kamarnya karena terlalu lelah bermain dengan boneka pinku-pinku kesayangannya
"Emm..eomma"panggil Sehun terjaga
Ia mengusap kedua matanya imut..lalu menatap ke sekeliling kamar.

Sepi

Apa hyungnya belum pulang sekolah pikir sehun
"SEKALI KAU MELANGKAH KELUAR DARI RUMAH INI SELAMANYA KAU TAK AKAN BISA MENEMUI KEDUA PUTRAMU IM YOONA!"teriak Siwon terdengar hingga kamar sehun
"Appa"gumam sehun senang mengenali itu suara siwon. Segera saja Sehun keluar kamar sambil membawa boneka pinku-pinkunya

Ckkkell..

Ia membuka pintu kamar. "Appa"panggilnya lagi
Ia berjalan kearah tangga dan melihat dari atas bahwa appa dan hyungnya tengah berkumpul di ruang tengah.. bahkan ada eommanya Juga. Sehun tersenyum bahagia Tanpa tau apa yang terjadi
"Eomma!"teriak Sehun dari lantai atas




Siwon Yoona side

"Aku serius dengan ucapku im Yoona sekali kau melangkah keluar dari rumah ini maka akau tak dapat bertemu kedua putramu"ucap Siwon penuh penekanan. Ia menatap Yoona yang kini tengah menatapnya benci dan terluka. Sungguh sebenarnya Siwon tak ingin melihat tatapan benci itu Dimata Yoona
Tapi apa boleh buat..Yoona yang membuatnya harus bersikap keras ooop karena istrinya itu sudah tak bisa percaya padanya bahkan Yoona dengan tega berniat pergi meninggalkannya bersama kedua putra mereka. Hal itu membuat Siwon marah.. baginya Yoona bukan lagi seorang ibu bagi kedua putranya
"Kau kejam Choi Siwon"ucap Yoona penuh luka. Ia menatap pedih Siwon yang kini menatapnya tajam tak ada lagi kelembutan seperti yang ia lihat selama ini..apakah ini Choi Siwon yang sebenarnya..Choi Siwon yang kejam dan tega berselingkuh darinya bahkan meniduri wanita lain.. sungguh hatinya sakit..
Eomma!"suara teriakkan Sehun membuat Siwon Yoona maupun Suho menatap kearah atas
Dilihatnya Sehun kecil sedang tersenyum kearah Yoona dari atas lantai dua
"Sehun-ah"panggil Yoona menatap sang putra kecilnya
"Eomma!"Sehun berteriak bahagia. Ia lalu berjalan menuruni tangga berniat memeluk sang eomma
"Kau mau kemana sehun-ah"cegah Siwon meraih pergelangan tangan Sehun
"Appa..thehun ingin memeluk eomma"ucap Sehun kecil
"Aniyo sayang..kau disini saja bersama appa"Siwon  membawa Sehun kedalam gendongannya
"Tapi thehun ingin memeluk eomma..appa"Sehun mulai meronta di gendongan Siwon
"Anii.. sehun-ah harus bersama appa..eomma akan pergi sayang..jadi sehun-ah bersama appa dan Hyung ne"Siwon mengusap rambut Sehun  sayang
Kemudian Siwon menatap Suho yang masih berdiri di dekat Yoona "suho-ah kemarilah perintah Siwon pada putra pertamanya itu.
Namun Suho diam tak bergeming membuat Siwon marah  "Choi Suho kemari appa bilang!"ulang Siwon dengan nada sedikit membentak membuat Yoona Suho maupun Sehun terkejut
"Hikkss..kenapa appa membentak Hyung.. hikkksss..huuaa..!!
Sehun menangis karena takut. Siwon yang menyadari membuat putra kecilnya takut  seketika merasa bersalah"uljima sayang jangan menangis maafkan appa ne"Siwon berusaha menenangkan Sehun tapi Sehun masih saja menangis.

Yoona yang melihat putranya menangis segera berjalan  mendekat kearah Sehun dan Siwon "berikan Sehun padaku"pinta Yoona
Siwon mengeleng "aniyo Sehun dan Suho harus bersamaku.."
"Kau tak akan bisa mengurus Sehun... berikan Sehun padaku"pinta Yoona berusaha merebut Sehun dari gendongan Siwon
"Aku appanya..akulah yang akan mengurusnya jadi sebaiknya kau pergi
"Aniyo aku Eommanya aku yang lebih berhak mengurusnya"Yoona bersikeras
Sementara Sehun yang sejak tadi diperebutkan sudah menangis lebih kencang di gendongan Siwon. Ia tiba-tiba merasakan sakit di dadanya
"Hikkss..hikkss eomma..appa..cakit"Sehun merintih
Membuat Siwon, Yoona,dan Suho khawatir
"Sehun-ah..sehunie"teriak mereka
Yoona segera mengambil Sehun dari gendongan Siwon
"Sayang..mana yang sakit sayang..mana yang sakit!"tanya Yoona panik.
"Eomma ini obat sehunie"entah dari mana datangnya tau tau Suho sudah disamping Yoona membawa segelas air dan obat milik Sehun
"Minum ini sayang"ucap Yoona membantu Sehun meminum obatnya
Setelah meminum obat Sehun menjadi lebih baik..ia bahkan kini tertidur di gendongan Yoona
Yoona menatap benci kearah Siwon "apa yang kau lakukan pada putramu Choi Siwon..kau ingin membuatnya celaka"ucap Yoona marah
Siwon yang tak Terima balas menatap Yoona sengit "apa maksud mu i'm Yoona ini semua salahmu karna mu sehun memiliki kelainan jantung"ucap Siwon
Mendengar ucapan menusuk dari Siwon Yoona menitihkan air matanya. Hatinya benar-benar terluka. Ia sungguh tak menyangka Siwon tega berucap seperti itu. " Hikkss..hikkss..aku kecewa padamu Choi Siwon..aku menyesal menikah dengan mu"ucap Yoona sebelum berbalik pergi sambil membawa Sehun dan menyeret kopernya
"Kau tak bisa pergi begitu saja membawa putraku Yoona"ucap Siwon lantang
Namun Yoona tak peduli ia terus saja berjalan menuju pintu keluar. Bahkan ia tak mempedulikan tangisan Suho yang memohon padanya
"Hikkksss..eomma jangan pergi..jangan bawa sehunie eomma"ucap Suho pilu



Yoona menghentikan taksi yang lewat begitu ia sampai diluar rumah. Ia segera masuk ke dalam taksi dan duduk di kursi belakang sambil memeluk Sehun yang masih tertidur dalam gendongannya
"Hikkss.. mianhae sehun-ah maafkan eomma"Yoona berguma lirih sambil menciumi puncak kepala Sehun

30 menit kemudian Yoona telah tiba disebuah rumah bergaya minimalis modern
Ia segera berjalan kearah pintu sambil sebelah tangan menyeret kopernya dan sebelah lagi mengendong Sehun

Ia menekan bel perlahan sebelum akhirnya sang pemilik rumah keluar
"Yoona"ucap sang pemilik rumah kaget melihat kedatangan Yoona
" Apa kabar Jessica Eonni"ucap yoona menyapa wanita yang ia panggil eonni

"Apa aku menngganggumu eonni"tanya Yoona yang kini sudah duduk di ruang keluarga milik Jessica
"Ani aku justru senang kau datang"ucap Jessica berjalan dari arah dapur sambil membawa Nampan berisi makanan  dan minuman "ini. minumlah"ucap Jessica memberikan secangkir coklat panas pada Yoona
Yoona mengangguk lalu menyesap minumannya
"Jadi bagaimana kabarmu yoona"tanya Jessica
Yoona menatap kakak sepupunya itu sebelum berucap "aku baik eonni"ucap Yoona memaksakan senyumnya
Jessica tersenyum tipis mendengar jawaban Yoona "aku sudah mengenalmu cukup lama yoona..jadi kau tak bisa berbohong padaku..katakan apa yang terjadi"ucap Jessica
Yoona menunduk ..ia memang tak pernah berhasil membohongi Jessica.. salahkan Jessica yang terlalu mengenalnya. Mereka memang sudah bersama sejak kecil..dan Jessica lah yang selalu menjaga Yoona yang 3 tahun lebih muda darinya.
Yoona menunduk dan mulai terisak. Hal itu membuat Jessica berjalan kearah Yoona dan memeluk dongsaenya itu
"Menangis lah Yoona jangan ditahan.."ucap Jessica mengusap rambut Yoona sayang
"Hikkss.. hikkss eonni..Siwon Oppa..eonni..Siwon oppa"ucap Yoona dalam pelukan Jessica

Yoona akhirnya menceritakan apa yang terjadi pada dirinya dan juga Siwon pada Jessica.. mendengar cerita Yoona.. Jessica tak dapat menahan air matanya. Ia ikut menangis merasakan kesedihan Yoona "kau.. harus kuat Yoona..kau harus kuat demi putramu"ucap Jessica mengusap kedua tangan Yoona
"Ne.. eonni aku berjanji aku akan membesarkan dan merawat Sehun sepenuh hatiku..aku juga akan segera menemui pak Kim untuk mengurus perceraian ku..aku akan berusaha agar hak asuh sehun dan Suho jatuh padaku"ucap Yoona yakin
"Kau serius dengan perceraian mu Yoona.. maksudku tidakkah kau memikirkan bagaimana perasaan Sehun dan Suho nanti.terlebih Suho. Ia pasti akan sangat sedih mengetahui kedua orangtuanya bercerai"
Yoona terdiam mendengar perkataan Jessica. Ia dalam hati membenarkan apa yang Jessica katakan. Tapi ia bisa apa?
Ia sudah tak ingin lagi  menjadi istri seorang Choi Siwon. Hatinya sudah terlalu sakit..maka tak ada jalan lain selain bercerai.. meski ia tau keputusannya ini akan menyakiti kedua putranya
"Aku sungguh-sungguh.. eonni..aku ingin bercerai dengan Siwon oppa"
Jessica menghela nafas melihat kesungguhan yoona. Jika sudah begini ia bisa apa.."baiklah kalau itu memang sudah keputusan mu.. Eonni akan mendukungmu"ucap Jessica
"Gomawo Eonni"ucap Yoona

"Hikkss..eomma appa!"suara tangisan Sehun membuat Yoona maupun Jessica terhenyak..
"Sehun-ah"ucap Yoona berdiri dari duduknya.
"Pasti Sehun sudah bangun"ucap jessica
segera saja kedua wanita itu berjalan kearah kamar Jessica di lantai atas tempat dimana Sehun berada

"Hikkksss.. hikkss..eomma appa"tangis Sehun
Sehun yang baru saja terbangun dari tidurnya. Menatap sekeliling kamar bernuansa putih dan coklat itu dengan bingung.
"Dimana ia sekarang..dimana appa..eomma dan hyungnya"pikir sehun
Ia tak mengenal kamar ini..ini bukan kamarnya atau pun kamar  appa dan eommanya.. menyadari hal itu Sehun pun menangis "
"Hikkksss.. hikkss..eomma appa"Isak Sehun

"Sehun-ah"ucap Yoona menghampiri sang putra yang terduduk di atas tempat tidur
"Eomma.. hikkss.. hikkss"Sehun merentangkan kedua tangannya
Yoona pun memeluk Sehun "uljima..sayang eomma disini..hhuus.. Tenanglah"ucap yoona
"Hikkss hikkss..." Yoona mengusap helain sang putra menenangkan "sudahlah sayang jangan menangis lagi ne"ucap Yoona kini memangku Sehun
Sehun mengangguk "eomma ini dimana"tanya Sehun bingung
"Ini dirumah imo Jessica sayang apa Sehun masih ingat.."tanya yoona
Sehun mengangguk lucu  "dimana Hyung dan appa eomma tanya Sehun"
Yoona terdiam sejenak. Ia terlihat bingung harus menjawab apa "Hyung dirumah sayang.. bersama appa.. besok mereka akan menyusul kemari"ucap Yoona berbohong

Tak beberapa lama datanglah Jessica memasuki kamar sambil membawa segelas susu strawberry ditangannya
"Annyeong sehun-ah..apa kau masih ingat imo"sapa Jessica begitu didekat Sehun
Sehun menatap Jessica sesaat sebelum mengangguk
"Ahh..kau semakin tampan saja ne..imo jadi gemas"Jessica mencubit pelan pipi kanan Sehun
"Imo ada sesuatu untuk mu"Jessica memperlihatkan susu strawberry ditangannya kedepan "kau suka susu strawberry bukan..ja.. minumlah imo buatkan ini khusus untuk mu"Jessica memberikan susu strawberry itu pada Sehun
"Gamsahamnida imo"ucap Sehun
"Ne sama-sama"jawab Jessica mengusap lembut rambut sehun





Sementara itu
"Appa kenapa appa tidak mencegah eomma pergi"ucap Suho
"Mianhae suho-ah appa tidak bisa..eommamu sendiri lah yang menginginkan pergi"ucap Siwon
"Tapi appa..Suho tak ingin berpisah dari eomma..Suho juga tak ingin berpisah dengan Sehun appa"ucap Suho terisak
"Mianhae sayang.. maafkan appa"Siwon hanya mampu berucap maaf



Seminggu kemudian..surat perceraian datang ke rumah Siwon. Ya.. ternyata yoona serius menggugat cerai suaminya. Siwon hanya mampu memandangi amplop coklat ditangannya dengan pandangan kosong. Tak terasa air matanya telah mengalir.
"Appa"panggil Suho memasuki ruang kerja sang appa
"Suho-ah"ucap Siwon berdiri dari kursinya ia berjalan ke arah Suho.
"Kenapa appa menangis" tanya Suho
Siwon hanya menatap Suho. Dan membawa Suho kedalam pelukannya


Next or delete

Please comment
Thank you
Maaf jika ada salah penulisan bahasa korea

Komentar